Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Selamat pagi/siang dan salam sejahtera untuk rekan-rekan mahasiswa Fakultas Teknik, khususnya Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Gresik.
Selamat datang di perkuliahan Bahasa Indonesia. Perkenalkan, saya Dian Nurani Azmi, M.Pd. yang akan mendampingi dan membersamai teman-teman selama satu semester ke depan dalam mata kuliah ini.
Sebagai mahasiswa teknik, mungkin terlintas di benak kalian: "Mengapa kita yang bergelut dengan kalkulus, struktur bangunan, mekanika tanah, dan gambar teknik masih perlu mempelajari Bahasa Indonesia?"
Jawabannya sederhana namun fundamental. Seorang insinyur atau civil engineer tidak hanya dituntut andal dalam merancang dan memecahkan masalah teknis, tetapi juga harus mampu menyampaikan gagasan, menyusun laporan analisis, membuat proposal proyek, hingga menulis karya ilmiah secara logis, rasional, terstruktur, dan beretika. Bahasa Indonesia ilmiah adalah alat komunikasi utama kalian untuk menyampaikan karya-karya hebat tersebut kepada dunia profesional maupun akademis.
- Pengajar: Dian Azmi
Asalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Semangat pagi teman-teman mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Muhammadiyah Gresik.
Selamat datang di perkuliahan Bahasa Indonesia. Perkenalkan, saya Okta Viana Nurromah, S.S.,M.A. yang akan mendampingi perkuliahan kalian selama satu semester ke depan.
Sebagai mahasiswa Psikologi, mungkin kalian bertanya-tanya “Mahasiswa Psikologi kok harus belajar Bahasa Indonesia?”
Sebagai mahasiswa Psikologi, Anda akan banyak berhadapan dengan cerita, pengalaman, perilaku, data, penelitian, dan berbagai informasi tentang manusia.
Namun, pernahkah Anda berpikir:
Bagaimana jika satu kata membuat makna berubah?
Bagaimana jika sebuah informasi terdengar meyakinkan, tetapi ternyata tidak memiliki bukti?
Bagaimana jika cara kita menulis tentang seseorang justru membuat kita salah memahami orang tersebut?
Di sinilah Bahasa Indonesia menjadi penting.
Mata kuliah ini tidak sekadar mengajak Anda mengingat ejaan atau memperbaiki kalimat. Kita akan belajar bagaimana menggunakan bahasa untuk berpikir, membaca informasi secara kritis, membangun argumentasi berbasis bukti, menulis secara ilmiah, dan berkomunikasi tentang manusia secara jelas dan etis.
Tantangan pertama Anda: Mulai sekarang, setiap kali menemukan pernyataan tentang manusia atau perilaku manusia, coba berhenti sejenak dan tanyakan:
“Apa maksudnya?”
“Apa buktinya?”
“Apakah cara menyampaikannya sudah tepat?”
Tiga pertanyaan sederhana. Namun, dari sinilah bahasa, cara berpikir, dan cara kita memahami manusia mulai bertemu.
Mari mulai perjalanan kita.
Baca dengan kritis.
Berpikir dengan jernih.
Menulis dengan bukti.
Berbahasa dengan empati.
Semangat belajar dan selamat datang di kelas Bahasa Indonesia mahasiswa Psikologi!
- Pengajar: Okta Viana Nurrohmah